Tuesday, 9 July 2013

KOPYOKAN TEMA #2 - Malaikat

Setelah sukses dengan KOPYOKAN TEMA #1 - OH, kali ini kami para pecinta foto public space dengan semangat besar silaturahmi akhirnya berkumpul kembali dalam KOPYOKAN TEMA #2 berjudul "MALAIKAT". Rules-nya tetap seperti awal, tema diundi setelah penjurian #1 dengan mengumpulkan ide tema dari masing-masing orang. Setiap orang menulis idenya di secarik kertas dengan pre-visualisasinya sendiri, sehingga jika temanya terpilih maka ia menjadi pencetus tema sedangkan yang lainnya adalah the challengers.  Setelah berbagai diskusi singkat maka disepakati bahwa pemilik tema terpilih wajib menyediakan hadiah seikhlasnya. Tema "Malaikat" kali ini dituliskan oleh Donny Harry, yang sudi menyediakan satu rol film Kodak Ektar untuk pemenang tema "MALAIKAT"

Puji Tuhan, peserta kali ini bertambah dua orang. Setelah menunggu beberapa minggu maka kami akhirnya berkumpul kembali dengan total 6 buah foto yang akan menyiksa mata sang juri, Om Ben. berikut foto-foto kana tris ngalam bertajuk "Malaikat" hasil eksekusi periode 8 Mei sampai 6 Juni 2013.

Ichwan Susanto

Friday, 10 May 2013

KOPYOKAN TEMA #1 - OH

Segala Puji Bagi Tuhan! Sebenarnya ide ini sudah tercetus beberapa tahun silam ketika hawa Malang masih sejuk, tapi baru hari ini bisa kesampaian. Akhirnya kami para pemotret jalanan malang menggelar acara iseng "kopyokan tema #1", ajang uji ide imajinasi juga eksekusi memotret di publik space. karena ini masih perdana maka peserta kali ini hanya empat orang yaitu saya Andi Brata, Ichwan 'boljug', Donce hilux, dan Satrio 'Bajem' Binusa. Tiap masing menulis tema bebas dalam kertas yang kemudian dikopyok ala arisan ibu-ibu. Tema yang terpilih akan menjadi assignment kecil-kecilan untuk sekitar sebulan kedepan.


Dan setelah melalui sebulan perdana acara kopyokan tema, datanglah hari dimana foto-foto hasil perburuan selama sebulan akan dinilai oleh Om Ben yang telah sudi direpoti untuk menjadi penilai. Berikut foto yang masuk dan yg terpilih dengan tema "OH" :


Andi Brata

Friday, 5 April 2013

Why Street Photography?

Tak pernah ada sebuah kejelasan bagaimana street photography muncul dan lalu populer. Yang pasti kemunculan dan lahirnya diawali dengan semakin berkembangnya fotografi praktis. Sejak saat itu praktek fotografi mulai dihiasi oleh foto-foto iseng dan dokumentasi ruang publik, didukung dengan semakin available-nya praktek fotografi hingga sekarang ini. 
Namun dengan semakin available-nya fotografi apakah kemudian memberikan sebuah perkembangan yang signifikan dalam praktek-prakteknya? Availability tersebut tentunya memberikan kemudahan, dan semakin mudah anda mendapatkan sesuatu maka semakin mudah pula anda melepasnya. Di era fotografi digital tak perlu lagi mencintai frame dengan sepenuh hati, dengan fitur ‘jepret-hapus’ kita bisa trial-error sepuasnya.